ID EN AR

IPMAFA Bahas Kontribusi Perguruan Tinggi dalam Membangun Masyarakat Berbasis Teknologi di Suara Pati FM

Rizal PMB

Redaksi IPMAFA – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) turut hadir dalam talkshow interaktif secara live di Radio Suara Pati FM pada Rabu (23/9/2026). Talkshow tersebut mengangkat tema “Kontribusi Perguruan Tinggi dalam Membangun Masyarakat Berbasis Teknologi” dengan menghadirkan Isyrokh Fuaidi, L.LM., selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat IPMAFA.

Dalam dialog tersebut, Isyrokh menjelaskan sekilas mengenai IPMAFA sebagai perguruan tinggi yang berbasis riset dan pesantren. Sebagai institusi pendidikan tinggi, IPMAFA memiliki tanggung jawab untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat tidak cukup hanya diwujudkan melalui proses pembelajaran di dalam kampus. Perguruan tinggi juga memiliki peran penting dalam menghadirkan pengetahuan dan inovasi untuk menjawab berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Salah satu bentuk kontribusi tersebut diwujudkan IPMAFA melalui program pengabdian kepada masyarakat. Isyrokh menjelaskan bahwa pengabdian di IPMAFA tidak hanya berhenti pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN IPMAFA memiliki proses yang cukup detail sebelum mahasiswa diterjunkan ke tengah masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya langsung diterjunkan ke desa, tetapi terlebih dahulu dibekali bagaimana berkomunikasi, berinteraksi dengan masyarakat, hingga melakukan pemetaan aset yang dimiliki oleh masing-masing desa,” jelasnya dalam talkshow.

Proses tersebut menjadi bagian penting agar mahasiswa mampu memahami karakter, potensi, serta kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian. Dengan demikian, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa.

Lebih lanjut, Isyrokh menegaskan bahwa pengabdian masyarakat di IPMAFA memiliki cakupan yang lebih luas dari pelaksanaan KKN. Khususnya di Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, IPMAFA memiliki desa binaan berbasis teknologi informasi. Desa binaan tersebut menjadi salah satu contoh pengembangan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan disebut memiliki pengelolaan teknologi informasi yang baik di tingkat Jawa Tengah.

Selain program desa binaan, berbagai bentuk pengabdian juga dilakukan oleh dosen dan tenaga pengajar IPMAFA melalui pendampingan, penyuluhan, pelatihan, serta kegiatan lain yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Berbagai program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membangun masyarakat. Perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Melalui forum talkshow tersebut, IPMAFA juga membuka peluang sinergi yang lebih luas dengan berbagai pihak. Ke depan, IPMAFA berharap dapat terus memperkuat kolaborasi, khususnya dengan Pemerintah Kabupaten Pati dan berbagai lembaga lainnya, untuk menghadirkan program-program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan berbagai lembaga dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berpijak pada nilai-nilai yang menjadi karakter dan identitas masyarakat.

Rekaman siaran bisa anda simak melalui link berikut: https://live.ipmafa.ac.id/?mode=radio

Hubungi Kami