ID EN AR

IPMAFA Gelar Tradisi Ijazah Musalsal bagi Calon Wisudawan 2026, Teguhkan Rantai Sanad Keilmuan

Rizal PMB

Redaksi IPMAFA – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) menyelenggarakan kegiatan ijazah musalsal sebagai bagian dari rangkaian agenda menjelang pelaksanaan Wisuda Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan di Masjid IPMAFA pada Jum’at (30/10/2026) ini menjadi salah satu tradisi penting di lingkungan akademik IPMAFA yang merefleksikan kuatnya hubungan antara tradisi keilmuan pesantren dan pendidikan tinggi.

Pelaksanaan ijazah musalsal berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh makna spiritual. Kegiatan ini diikuti oleh para calon wisudawan sebagai bentuk penerimaan ijazah keilmuan sekaligus upaya menyambungkan sanad ilmu secara langsung melalui para guru dan masyayikh.

Tradisi musalsal memiliki kedudukan tersendiri dalam khazanah keilmuan Islam. Melalui proses transmisi keilmuan yang bersambung, tradisi ini tidak hanya menekankan aspek penerimaan ilmu, tetapi juga mengandung nilai penghormatan kepada guru, kesinambungan tradisi intelektual, serta tanggung jawab dalam menjaga dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor IPMAFA, Abdul Ghofarrozin, menyampaikan sejumlah pesan reflektif mengenai tantangan kehidupan yang akan dihadapi para lulusan setelah menyelesaikan studi. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kondisi perekonomian nasional yang dinilai tengah menghadapi berbagai tekanan.

Beliau mengingatkan bahwa perubahan kondisi ekonomi menuntut generasi muda untuk memiliki kesiapan, kemampuan beradaptasi, dan kemandirian dalam menghadapi kehidupan pascakampus. Hal tersebut tergambar dalam pernyataannya, “Aspek ekonomi kita sedang babak belur, dulu uang 500 cukup untuk hidup 1 bulan, namun untuk sekarang belum tentu cukup.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para calon wisudawan bahwa bekal pendidikan tinggi perlu diiringi dengan kesadaran terhadap realitas sosial dan ekonomi. Lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu mengembangkan kompetensi, membangun kemandirian, serta mengambil peran aktif dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Bagi IPMAFA, penyelenggaraan ijazah musalsal merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mempertahankan karakter pendidikan tinggi berbasis pesantren. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan spiritualitas, dan penanaman nilai-nilai kepesantrenan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, rangkaian menuju Wisuda IPMAFA Tahun 2026 tidak hanya menjadi penanda capaian akademik para mahasiswa, tetapi juga momentum peneguhan nilai spiritual, moral, dan tanggung jawab keilmuan yang akan menyertai perjalanan mereka sebagai lulusan.

 

Hubungi Kami